Liverpool Wajib Hidupkan Kembali Sejarah Striker!

Tiada lain, dalam laga ini Gatwick memiliki kesempatan meraup angka penuh karena mendapat bonus penalti. Hanya, eksekusi James Milner mampu ditepis akibat kiper Fraser Forster sekalian merupakan kegagalan penalti perdana sang kapten sejak 2009.

Meski hasil imbang indonesia masih cukup untuk menempatkan Liverpool sementara pada peringkat ketiga klasemen, suara-suara yang meminta agar Manajer Juergen Klopp segera mewujudkan kehadiran striker baru semakin sina.

Salah satu suara yang keras datang dari mantan pemain Liverpool, Don Hutchison. Menurutnya, dari gol yang dihasilkan The Reds di musim ini, ternyata cuman 27 persen yang bermakas dari para striker.

Sebab itu, Klopp perlu didorong untuk mendatangkan striker anyar demi membawa Liverpool ke level selanjutnya.

“Musim sekarang Liverpool mendapatkan kemenangan ekstra banyak dari area yang luas, di mana gelandang menjadi dominan mencetak tanto. Namun, Liverpool rasanya butuh menghidupkan sejarah lama terhadap kehebatan para striker, ” kata Hutchison.

Ia menambahkan Liverpool punya sejarah dengan nama-nama sekelas Kevin Keegan, Ian Rush, Robbie Fowler, sampai Michael Owen.

“Mereka masing-masing bisa menjamin terciptanya jumlah gol antara 12-15 sampai 25 gol sewrius semusim. Hal itulah yang membuat Anda bisa memenangkan gelar, dan Klopp membutuhkan kondisi tersebut, ” ucapnya juga.
Masih Minim

Klopp tampaknya memang pantas memerhatikan, sebab produktivitas gol Liverpool dalam Premier League lebih dikuasai para gelandang menyerang. Roberto Firmino, yang menghasilkan 13 gol di Premier Addition masih kalah oleh Sadio Mane yang bukan gaya striker murni dengan 13 gol.

Lalu, striker Divock Origi sudah menyumbangkan 6 gol di Premier Addition serta Daniel Sturridge, yang lebih banyak menghangatkan bangku cadangan, menghasilkan dua tanto.

Kontibusi dari para striker tersebut di kancah Quality League memang terkesan tena minim jika dibandingkan dengan gol yang dihasilkan visando gelandang serang sampai player di posisi lainnya.

Gelandang Philippe Coutinho berkontribusi 20 gol di Premier Addition. Di tempat berikutnya datang Adam Lallana dan Milner yang mengoleksi tujuh tanto, lalu ada Giorginio Wijnaldum dan Emre Can dengan masing-masing menghasilkan lima tanto.

Terkait penyerang, Liverpool anyar saja memberikan penghormatan pada salah satu penyerang yang pernah mereka miliki selanjutnya belakangan menjadi manajer: Kenny Dalglish.

Klub mengganti identitas tribun Centenary Stand akhirnya menjadi Kenny Dalglish Stand. 1 lagi alasan saat ini Gatwick sangat butuh penyerang major yang bisa melegenda semacam Dalglish.

Tagged with:     , ,

About the author /


1 Comment

  1. agen judi bola

    liverpool semakin mantab, gak ragu atas nama liverpool

Post your comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sbobet